Tampilkan postingan dengan label Tulisan.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan.. Tampilkan semua postingan
Selasa, 25 Mei 2010
Penjelajah bahari
Buku ini bercerita tentang pelaut Indonesia yang datang ke Afrika pada masa lampau, jauh sebelum bangsa Eropa mengenal Afrika selain gurun sahara-nya, dan jauh sebelum bangsa Arab dan Shirazi berlayar mengarungi laut lepas dengan perahu "dhow" mereka untuk menemukan kota-kota eksotis, seperti Kilwa, Lamu, dan Zanzibar. Kita tidak tahu pasti siapa orang-orang Indonesia ini, dari mana mereka datang, dan bahkan mengapa mereka bisa sampai Afrika. Namun meskipun mereka tidak meninggalkan catatan-catatan dan bukti konkret mengenai perjalanan mereka, sisa-sisa peninggalan mereka di Afrika jauh lebih banyak daripada yang diketahui sekarang
Wisata BAHARI KABUPATEN SELAYAR
PANTAI BALOIYA : terletak di pesisir barat Pulau Selayar, tersedia resort dengan fasilitas penginapan, restaurant, scuba divind dikelola oleh PT Selayar Island Resort. Diakses 10 menit dari kota benteng atau 5 menit dari bandara Aroeppala
PANTAI BONE TAPPALANG : terletak di pesisir timur P Selayar, tersedia resort (PT Selayar Dive Resort) yang menyediakan jasa penyelaman, penginapan, restaurn. Atraksi wisata : sunbathing, snorkeling, diving, satwa langka(tarsius), biawak. 90 menit dari kota benteng.
PANTAI PINANG : tidak jauh dari P Bonetappalang, memiliki pasir putih, dan setiap tahun menjadi objek pesiar dan terletak sejauh 80 menit dari kota benteng.
PANTAI BATANG : terletak di pesisir timur P Selayar, tempat bermain penyu, berjarak 45 menit dari kota benteng.
TAMAN NASIONAL LAUT TAKABONERATE : memiliki luas 320.765 Ha, merupakan taman laut terbesar di Indonesia, berada di daerah segitga terumbu karang dunia, merupakan lempengan pertemuan bumi benua Asia dan Australia, diakses selama 1 jam dari pantai timur Selayar (Pelabuhan Pattumbukang).
PANTAI BONE TAPPALANG : terletak di pesisir timur P Selayar, tersedia resort (PT Selayar Dive Resort) yang menyediakan jasa penyelaman, penginapan, restaurn. Atraksi wisata : sunbathing, snorkeling, diving, satwa langka(tarsius), biawak. 90 menit dari kota benteng.
PANTAI PINANG : tidak jauh dari P Bonetappalang, memiliki pasir putih, dan setiap tahun menjadi objek pesiar dan terletak sejauh 80 menit dari kota benteng.
PANTAI BATANG : terletak di pesisir timur P Selayar, tempat bermain penyu, berjarak 45 menit dari kota benteng.
TAMAN NASIONAL LAUT TAKABONERATE : memiliki luas 320.765 Ha, merupakan taman laut terbesar di Indonesia, berada di daerah segitga terumbu karang dunia, merupakan lempengan pertemuan bumi benua Asia dan Australia, diakses selama 1 jam dari pantai timur Selayar (Pelabuhan Pattumbukang).
Coelentarata
Coelentarata berasal dari bahasa latin coelos (rongga) dan enteron (usus). Oleh sebab itu, coelentarata disebut hewan yang berongga karena mempunyai rongga besar di tengah-tengah tubuhnya. Coelentarata juga disebut hewan cnidaria karena pada kenyataannya hewan-hewan coelentarata mempunyai sel-sel penyengat pada epidermisnya. Coelentarata juga disebut karang laut.
Bentuk-bentuk coelentarata ada 2 macam yaitu :
a. Bentuk medusa yaitu coelentarata yang hidup bebas dan berkembang biak secara generative.
b. Bentuk polip yaitu coelentarata yang hidup menempel pada dasar dan tidak dapat berpindah.
Klasifikasi coelentarata , dibagi menjadi 4 kelas yaitu :
a. Kelas hydrozoa
b. Kelas scphozoa
c. Kelas anthozoa
d. Kelas ctenophore
Peranan coelentarata bagi kehidupan manusia ada 2 macam yaitu :
a. Yang menguntungkan bagi manusia
1. Lingkungan terumbu karang (coral reefs) berfungsi sebagai pelindung pantai, pelindung ikan, tempat mencari makanan dan bertelurnya berbagai jenis biota laut.
2. Karang berwarna-warni yang terdapat di pantai Tunisia, aljazair dan maroko sehngga dapat dijadikan perhiasan.
3. Selain digunakan sebagai gelang, Euplexaura antphiates (akar bahar) diyaknini sebagian orang dapat menyembuhkan penyakit rematik.
4. Terumbu karang dapat membntuk danau dalam dikelilingi karang yang dinamakan atol dan pseudo atol.
b. Yang merugikan bagi manusia yakni :
1. Terumbu karang dapat mendapatngkan bahaya bagi manusia karena dapat mengakibatkan kandasnya kapal.
2. Ubur-ubur dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit jika disentuk karena memiliki sel-sel nematokist dan knidoblast.
Bentuk-bentuk coelentarata ada 2 macam yaitu :
a. Bentuk medusa yaitu coelentarata yang hidup bebas dan berkembang biak secara generative.
b. Bentuk polip yaitu coelentarata yang hidup menempel pada dasar dan tidak dapat berpindah.
Klasifikasi coelentarata , dibagi menjadi 4 kelas yaitu :
a. Kelas hydrozoa
b. Kelas scphozoa
c. Kelas anthozoa
d. Kelas ctenophore
Peranan coelentarata bagi kehidupan manusia ada 2 macam yaitu :
a. Yang menguntungkan bagi manusia
1. Lingkungan terumbu karang (coral reefs) berfungsi sebagai pelindung pantai, pelindung ikan, tempat mencari makanan dan bertelurnya berbagai jenis biota laut.
2. Karang berwarna-warni yang terdapat di pantai Tunisia, aljazair dan maroko sehngga dapat dijadikan perhiasan.
3. Selain digunakan sebagai gelang, Euplexaura antphiates (akar bahar) diyaknini sebagian orang dapat menyembuhkan penyakit rematik.
4. Terumbu karang dapat membntuk danau dalam dikelilingi karang yang dinamakan atol dan pseudo atol.
b. Yang merugikan bagi manusia yakni :
1. Terumbu karang dapat mendapatngkan bahaya bagi manusia karena dapat mengakibatkan kandasnya kapal.
2. Ubur-ubur dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit jika disentuk karena memiliki sel-sel nematokist dan knidoblast.
Keelokan Bumi Laskar Pelangi
Pulau Belitung yang dalam peta dunia dikenal dengan nama Billiton, adalah sebuah tempat yang menjadi sentral dari cerita kehidupan dalam buku novel tetralogi laskar pelangi, karya Andrea Hirata, sekaligus merupakan lokasi syuting film Laskar Pelangi yang langsung menjadi box office di Indonesia dalam paling tidak dua pekan pemutarannya di bioskop. Dan pada saat yang sama pulau ini juga didaulat menjadi tuan rumah kegiatan Sail Indonesia 2008 yang pesertanya adalah yachter dari seluruh dunia.
Memiliki tagline sebagai Bumi Laskar Pelangi, pulau itu, yang terdiri dari Kabupaten Belitung Barat dan Belitung Timur, juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan baik pantai maupun alam bawah lautnya. Tersebutlah Pantai Tanjung Pendam di Tanjung Pandan, ibukota Belitung, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi, Bukit Berahu, Pulau Lengkuas Riyan.
Seperti umumnya karakteristik pantai di Belitung, Pantai Tanjung Tinggi yang merupakan salah satu lokasi shooting Laskar Pelangi, terdapat banyak bebatuan, yang bahkan membentuk sebuah kolam renang alami, atau muncul di permukaan laut menyerupai kepala burung atau penyu raksasa. Batu hitam yang berserakan di pantai itu disebut Billitone. Pulau Lengkuas Riyan, tempat beraksinya group band Nidji menyanyikan sound track film itu. Hampir seluruh perairan di Belitung cocok dijadikan lokasi wisata menyelam untuk menikmati panorama alam bawah laut. Ada terumbu karang, beragam ikan karang, dan ada juga bangkai kapal Indomarine yang masih baik dan stabil kondisinya, yang menjadikannya sebagai tempat yang menantang bagi penyelam untuk menjelajahinya.
Untuk menuju pulau Belitung, dari Jakarta hanya butuh waktu perjalanan selama 45 menit menuju bandara HAS Hanandjoeddin, dengan sebelumnya akan disuguhi pemandangan udara yang sungguh indah seperti perkebunan kelapa sawit bak hamparan karpet hijau, pantai yang berwarna biru kehijauan, hingga kubangan bekas galian tabang timah yang kontras. Menuju ke pusat kota, perjalanannya ditemani dengan suasana alam yang tenang dan damai, pemandangan bangunan rumah panggung khas arsitektur Melayu dan bangunan bergaya Victoria peninggalan kolonial Belanda. Tidak akan ditemui tempat keramaian seperti bioskop dan mall di Tanjung Pandan, dan sarana akomodasi tersedia dari mulai hotel melati hingga hotel bintang tiga
Memiliki tagline sebagai Bumi Laskar Pelangi, pulau itu, yang terdiri dari Kabupaten Belitung Barat dan Belitung Timur, juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan baik pantai maupun alam bawah lautnya. Tersebutlah Pantai Tanjung Pendam di Tanjung Pandan, ibukota Belitung, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi, Bukit Berahu, Pulau Lengkuas Riyan.
Seperti umumnya karakteristik pantai di Belitung, Pantai Tanjung Tinggi yang merupakan salah satu lokasi shooting Laskar Pelangi, terdapat banyak bebatuan, yang bahkan membentuk sebuah kolam renang alami, atau muncul di permukaan laut menyerupai kepala burung atau penyu raksasa. Batu hitam yang berserakan di pantai itu disebut Billitone. Pulau Lengkuas Riyan, tempat beraksinya group band Nidji menyanyikan sound track film itu. Hampir seluruh perairan di Belitung cocok dijadikan lokasi wisata menyelam untuk menikmati panorama alam bawah laut. Ada terumbu karang, beragam ikan karang, dan ada juga bangkai kapal Indomarine yang masih baik dan stabil kondisinya, yang menjadikannya sebagai tempat yang menantang bagi penyelam untuk menjelajahinya.
Untuk menuju pulau Belitung, dari Jakarta hanya butuh waktu perjalanan selama 45 menit menuju bandara HAS Hanandjoeddin, dengan sebelumnya akan disuguhi pemandangan udara yang sungguh indah seperti perkebunan kelapa sawit bak hamparan karpet hijau, pantai yang berwarna biru kehijauan, hingga kubangan bekas galian tabang timah yang kontras. Menuju ke pusat kota, perjalanannya ditemani dengan suasana alam yang tenang dan damai, pemandangan bangunan rumah panggung khas arsitektur Melayu dan bangunan bergaya Victoria peninggalan kolonial Belanda. Tidak akan ditemui tempat keramaian seperti bioskop dan mall di Tanjung Pandan, dan sarana akomodasi tersedia dari mulai hotel melati hingga hotel bintang tiga
Deklarasi Juanda
Negara Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan.. antara pulau yang satu dengan pulau yang lain dihubungkan dengan lautan. Dengan demikian Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki wilayah daratan dan wilayah perairan. Namun sejak merdeka. Batas-batas wilayah perairan Indonesia belum dapat dipastikan. Bahkan apabila mengikuti batas-batas yang ditentukan dalam hukum laut internasional, maka akan menimbulkan kerugian di pihak indoneia karena di dalam wilayah Negara kepulauan Indonesia ada terdapat laut bebas. Untuk itu, pada masa cabinet Djuanda, masalah wilayah perairan Negara Republik Indonesia menjadi masalah utama yang harus mendapat penanganan khusus.
Hal ini perlu dengan mengingat bunyi pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan dengan jelas bahwa Indonesia adalah Negara kesatuan yang berbentuk republic. Bedasarkan hal tersebut maka seluruh wilayah Indonesia adalah satu kesatuan wilayah yang tidak dapat dipisahkan baik daratan maupun lautan.
Melalui berbagai macam perjuanagn yang dilakukan oleh cabinet Djuanda akhirnya pada tanggal 13 Desember 1957, Pemerintah Republik Indonesia mengumumkan suatu pernyataan tentang wilayah perairan Republik Indonesia. Dalam pengumuman pemerintah tersebut dinyatakan sebagai berikut :
Segala perairan di sekitar, diantara dan yang menghubungkan pulau-pulau yang termasuk Negara Indonesia dengan tidak memandang luas atau lebarnya adalah bagian yang wajar dari wilayah daratan Negara Indonesia dan dengan demikian bagian dari perairan pedalaman atau perairan nasional yang berada dibawah kedaulatan mutlak Negara Republik Indonesia.
Pengumuman pemerintah ini selanjutnya dikenal dengan nama Deklarasi Djuanda. Dalam deklarasi Djuanda ini ditetapkan batas perairan nasional dengan menggunakan prinsip-prinsip Archipelago Principle atau Wawasan Nusantara.
Hal ini perlu dengan mengingat bunyi pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan dengan jelas bahwa Indonesia adalah Negara kesatuan yang berbentuk republic. Bedasarkan hal tersebut maka seluruh wilayah Indonesia adalah satu kesatuan wilayah yang tidak dapat dipisahkan baik daratan maupun lautan.
Melalui berbagai macam perjuanagn yang dilakukan oleh cabinet Djuanda akhirnya pada tanggal 13 Desember 1957, Pemerintah Republik Indonesia mengumumkan suatu pernyataan tentang wilayah perairan Republik Indonesia. Dalam pengumuman pemerintah tersebut dinyatakan sebagai berikut :
Segala perairan di sekitar, diantara dan yang menghubungkan pulau-pulau yang termasuk Negara Indonesia dengan tidak memandang luas atau lebarnya adalah bagian yang wajar dari wilayah daratan Negara Indonesia dan dengan demikian bagian dari perairan pedalaman atau perairan nasional yang berada dibawah kedaulatan mutlak Negara Republik Indonesia.
Pengumuman pemerintah ini selanjutnya dikenal dengan nama Deklarasi Djuanda. Dalam deklarasi Djuanda ini ditetapkan batas perairan nasional dengan menggunakan prinsip-prinsip Archipelago Principle atau Wawasan Nusantara.
Kebijakan Penataan Ruang Kawasan Pemukiman di Wilayah Pesisir dan Laut
Kota Bontang merupakan daerah kota yang sedang bergerak maju dan menjadi kota mandiri. Perkembangan ekonomi menuju kemandirian daerah ini telah menstimulan adanya perkembangan penduduk yang lebih positif. Hal ini ditunjukkan oleh adanya perkembangan penduduk yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, dengan tingkat pertumbuhan penduduk mencapai 2,25 persen per tahun terhitung pada periode tahun 2003-2006. Pertumbuhan ini tentu memberikan dampak terhadap ketersediaan lahan atau ruang untuk pemukiman dan pada gilirannya dapat merubah proporsi penggunaan lahan di Kota Bontang secara keseluruhan.
Kebutuhan akan ruang pemukiman ini harus dapat diantisipasi agar tidak terjadi secara serampangan yang dapat menimbulkan ketidakteraturan penggunaan lahan pemukiman. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis komprehensif terhadapnya, dimana beberapa analisis yang dapat dilakukan adalah dengan melihat secara riil kondisi eksisting pemukiman yang ada yaitu dengan pendekatan analisis pemanfaatan kawasan pemukiman eksisting. Selanjutnya dilakukan analisis arahan pemanfaatan ruang kawasan pemukiman untuk memperoleh kemungkinan-kemungkinan yang paling sesuai untuk diterapkan di Kota Bontang. Berikutnya adalah memberikan arahan pemanfaatan ruang kawasan pemukiman.
Sebagai bentuk upaya harmonisasi kebijakan, maka perlu kiranya dikaji dan direkomendasikan beberapa arahan kebijakan dan strategi penataan ruang kawasan pemukiman agar pemanfaatan eksisting dan yang akan datang dapat lebih terarah dan sesuai karakteristik lokal. Dalam konteks ini, kebijakan dan stategi ini perlu kiranya dituangkan secara detail dalam bentuk rencana detail tata ruang kawasan pemukiman dan kepadanya perlu dibuatkan rancangan program pengembangan pemanfaatan ruang kawasan pemukiman.
Kebutuhan akan ruang pemukiman ini harus dapat diantisipasi agar tidak terjadi secara serampangan yang dapat menimbulkan ketidakteraturan penggunaan lahan pemukiman. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis komprehensif terhadapnya, dimana beberapa analisis yang dapat dilakukan adalah dengan melihat secara riil kondisi eksisting pemukiman yang ada yaitu dengan pendekatan analisis pemanfaatan kawasan pemukiman eksisting. Selanjutnya dilakukan analisis arahan pemanfaatan ruang kawasan pemukiman untuk memperoleh kemungkinan-kemungkinan yang paling sesuai untuk diterapkan di Kota Bontang. Berikutnya adalah memberikan arahan pemanfaatan ruang kawasan pemukiman.
Sebagai bentuk upaya harmonisasi kebijakan, maka perlu kiranya dikaji dan direkomendasikan beberapa arahan kebijakan dan strategi penataan ruang kawasan pemukiman agar pemanfaatan eksisting dan yang akan datang dapat lebih terarah dan sesuai karakteristik lokal. Dalam konteks ini, kebijakan dan stategi ini perlu kiranya dituangkan secara detail dalam bentuk rencana detail tata ruang kawasan pemukiman dan kepadanya perlu dibuatkan rancangan program pengembangan pemanfaatan ruang kawasan pemukiman.
Langganan:
Postingan (Atom)